🤝 SOLUSI HARMONI

Polsek Tanah Jawa Mediasi Pemilik Cafe dan Gereja, Pastikan Ibadah Natal Tanpa Gangguan Kebisingan

Kab.simalungun4810 Dilihat

SIMALUNGUN – Langkah proaktif diambil Polsek Tanah Jawa guna mengantisipasi potensi konflik sosial menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Melalui pendekatan persuasif, pihak kepolisian berhasil memediasi pemilik tempat hiburan dan pengurus gereja di Nagori Bosar Bayu, Senin (22/12/2025) pagi.

Mediasi ini berfokus pada pengaturan operasional Cafe Compeni yang lokasinya berdekatan dengan Gereja HKI di Huta II, Nagori Bosar Bayu, demi menjaga kekhidmatan ibadah jemaat.

Ikuti Kami

Dapatkan Update Berita Tercepat

YouTube
45.2K Subs
Subscribe
WhatsApp
18.5K Followers
Gabung
Telegram
12.3K Members
Join
Facebook
125.4K Fans
Ikuti
Google News
5.4K Readers
Ikuti

Kesepakatan Toleransi: Cafe Tutup Selama Ibadah

Pertemuan yang dihadiri oleh personel Polsek Tanah Jawa (Aiptu E. Panjaitan dan Aiptu W. Siahaan) bersama tokoh masyarakat setempat membuahkan hasil positif:

  • Komitmen Pemilik Cafe: Parlindungan Saragih selaku pemilik Cafe Compeni berjanji tidak akan mengoperasikan cafe selama kegiatan ibadah Natal dan perayaan Tahun Baru berlangsung di Gereja HKI.

  • Dukungan Warga: Langkah ini diambil sebagai wujud penghormatan terhadap hari besar keagamaan dan upaya mencegah konflik kebisingan.

“Saya sebagai warga yang baik tentu mendukung kelancaran ibadah tetangga. Ini untuk kebaikan bersama agar tidak ada konflik di kemudian hari,” ujar Parlindungan Saragih.

Apresiasi dari Pihak Gereja dan Tokoh Masyarakat

Guru Huria Gereja HKI, Y. Sagala, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas peran Polsek Tanah Jawa sebagai mediator. Dengan adanya kesepakatan ini, jemaat dipastikan dapat beribadah dengan khusyuk tanpa gangguan suara musik atau aktivitas hiburan.

Gamot Huta II Nagori Bosar Bayu juga mengapresiasi langkah kepolisian yang hadir sebagai penengah, sehingga kerukunan di lingkungan tersebut tetap terjaga.


Pernyataan Kapolsek: Pencegahan Melalui Komunikasi

Kapolsek Tanah Jawa, Kompol Asmon Bufitra, S.H., M.H., menegaskan bahwa mediasi ini merupakan contoh nyata pentingnya komunikasi dalam menyelesaikan potensi masalah sebelum menjadi konflik.

  • Bukan Mematikan Usaha: Kapolsek menjelaskan bahwa kebijakan ini bukan bertujuan menghambat pelaku usaha, melainkan mencari titik temu untuk saling menghormati.

  • Patroli Berkelanjutan: Polsek Tanah Jawa akan terus melakukan patroli dan sambang serupa menjelang hari-hari besar guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

“Kami tidak hanya bertugas menindak, tapi juga mencegah. Kebahagiaan dan ketenangan warga adalah prioritas utama kami,” pungkas Kompol Asmon Bufitra.


(Josep Opranto Sagala)

Nusantara News Popup - Boss WA

Komentar