⚠️ DARURAT GANDA HARANGGAOL

Ditetapkan Zona Merah Longsor, Forkopimca Gelar Rapat Khusus Usut Isu Tenda Biru Misterius di Atas Bukit

HARANGGAOL HORISON – Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Haranggaol Horison, Kabupaten Simalungun, bergerak cepat dengan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Bencana Alam pada 1 Desember 2025. Rapat ini bertujuan menyatukan langkah taktis di wilayah yang telah dipetakan sebagai zona rawan longsor (Zona Merah).

Sinergi Kolektif dan Pers sebagai Early Warning System

 

Ikuti Kami

Dapatkan Update Berita Tercepat

YouTube
45.2K Subs
Subscribe
WhatsApp
18.5K Followers
Gabung
Telegram
12.3K Members
Join
Facebook
125.4K Fans
Ikuti
Google News
5.4K Readers
Ikuti

Camat Haranggaol Horison menegaskan bahwa penanggulangan bencana adalah tanggung jawab kolektif. Forkopimca menyepakati pembentukan Posko Siaga Bencana 24 jam dan melibatlan media (insan pers) sebagai Sistem Peringatan Dini (early warning system) untuk menangkal hoaks dan mengedukasi warga.

“Kami menggandeng rekan-rekan pers bukan hanya untuk meliput saat kejadian, tetapi sebagai bagian dari Sistem Peringatan Dini,” tegas Kapolsek/Kapolpos Haranggaol.

Sementara, Danramil Haranggaol Horison memastikan personel TNI akan membantu mitigasi fisik, seperti gotong royong membersihkan saluran drainase dan memantau retakan tanah.


Tenda Misterius di Bukit Jadi Agenda Darurat Rapat Gabungan

 

Selain mitigasi bencana umum, Rakor Forkopimca Haranggaol juga membahas isu mendesak yang memicu keresahan masyarakat: berdirinya tenda biru misterius di atas perbukitan yang berbatasan dengan Kecamatan Purba. Keberadaan tenda yang tidak diketahui aktivitasnya ini memicu kekhawatiran masyarakat akan potensi pelanggaran tata ruang atau pemicu longsor.

Menanggapi isu yang ditangkap sebagai potensi gangguan keamanan dan lingkungan ini, Forkopimca Haranggaol segera menjadwalkan tindak lanjut:

Rapat Gabungan Darurat untuk mengklarifikasi dan menyikapi isu tenda biru akan dilaksanakan besok, Selasa (2/12/2025).

Rapat ini akan melibatkan Camat Haranggaol, Camat Purba, Kapolsek, Danramil, dan tokoh masyarakat dari kedua kecamatan. Pertemuan ini bertujuan untuk segera mencari tahu tujuan pendirian tenda tersebut dan mengambil langkah tegas demi menjaga kondusivitas wilayah Haranggaol dan Purba.


By Redaksi | 1 Desember 2025

Nusantara News Popup - Boss WA

Komentar