MEDAN – Warga di sekitar Jalan Titi Pahlawan, Marelan, Kota Medan, dihebohkan dengan kemunculan retakan panjang dan lebar yang mencurigakan, membelah badan jembatan jalan utama tersebut. Kerusakan signifikan pada aspal, tepatnya di sekitar area Jalan Titi Pahlawan No. 1, menimbulkan kekhawatiran besar akan potensi amblesnya jembatan.
Video dan pantauan media memperlihatkan retakan tersebut memanjang dan berliku di tengah jalan. Kondisi retakan yang cukup dalam dan lebar, serta keadaan di sekitarnya yang tampak basah akibat curah hujan tinggi, berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor.
“Tadi pagi belum separah ini, tiba-tiba sudah besar sekali retakannya,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya, Kamis (27/11/2025).
Dugaan Penyebab: Dari Pergeseran Tanah hingga Drainase Buruk
Dugaan awal mengenai penyebab retakan ini masih beragam, namun semuanya mengarah pada kerusakan struktural yang serius:
Faktor Geologis: Diduga adanya pergeseran tanah yang dipicu oleh kondisi geologis setempat.
Usia dan Beban: Kualitas jalan yang menurun akibat usia dan beban kendaraan berat yang melintas setiap hari.
Cuaca Ekstrem: Efek dari curah hujan tinggi dan sistem drainase yang buruk, menyebabkan erosi di bawah badan jalan.
Tuntutan Warga: Wali Kota Diminta Turun Tangan Cepat
Mengingat Jalan Titi Pahlawan merupakan akses vital bagi masyarakat Marelan, warga setempat mendesak Pemerintah Kota Medan untuk segera merespons.
“Kami minta Bapak Wali Kota segera kirim tim untuk mengecek dan memperbaiki. Jangan sampai retakan ini semakin melebar dan membuat jembatan ambles. Ini bahaya sekali, apalagi di sini ramai kendaraan,” tambah warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kota Medan atau Dinas SDABMBK (Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi) terkait temuan retakan jalan ini. Masyarakat diimbau untuk berhati-hati dan mengurangi kecepatan saat melintasi lokasi tersebut demi menghindari kecelakaan.
✍️ Syafwan


















Komentar