Diterkam Gajah Saat Tidur di Kebun, Seorang Ibu di Bengkalis Tewas Mengenaskan

Bengkalis4780 Dilihat

 

Bengkalis, 6 Agustus 2025 – Peristiwa tragis menimpa seorang ibu rumah tangga bernama NM di Desa Tasik Serai, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, Riau. Ia tewas mengenaskan setelah diserang seekor gajah liar saat sedang tidur di pondok ladang bersama suaminya, OP (42), pada Rabu dini hari (6/8), sekitar pukul 05.30 WIB.

Ikuti Kami

Dapatkan Update Berita Tercepat

YouTube
45.2K Subs
Subscribe
WhatsApp
18.5K Followers
Gabung
Telegram
12.3K Members
Join
Facebook
125.4K Fans
Ikuti
Google News
5.4K Readers
Ikuti

Kapolsek Pinggir, Kompol Nursyafniati, membenarkan adanya kejadian tersebut. Namun, ia menyarankan agar informasi lebih lanjut diperoleh langsung dari petugas Bhabinkamtibmas di lokasi.

Danramil 03 Mandau, Kapten Czi Suratmin, melalui Babinsa Serda Riza Ramdani juga membenarkan peristiwa yang terjadi di wilayah Kilometer 39 Semandak, RT004/RW002, Desa Tasik Serai. Ia menjelaskan bahwa awalnya korban bersama suaminya sedang bermalam di pondok kebun mereka.

“Sekira pukul 04.00 WIB, keduanya mendengar suara pekikan satwa yang diduga seekor Gajah Sumatera. Mereka lalu turun dari pondok untuk mengusir gajah yang sudah masuk ke kebun,” ujar Serda Riza.

Namun nahas, gajah liar tersebut justru menyerang dan mengejar pasangan suami istri itu. Sang suami sempat berupaya mengalihkan perhatian gajah agar sang istri bisa selamat, namun kegagalan tak terelakkan.

“Korban diduga menjadi sasaran karena terlihat menyalakan senter dari mancis. Tak berselang lama, suami korban mendengar teriakan minta tolong dan ampun dari istrinya. Saat didekati, korban sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri dan dinyatakan meninggal dunia,” terang Serda Riza.

Peristiwa ini menambah daftar panjang konflik manusia dan satwa liar di wilayah hutan Riau. Warga sekitar diimbau untuk lebih berhati-hati dan melapor ke pihak terkait apabila melihat pergerakan gajah liar di sekitar pemukiman atau ladang.

Hingga saat ini, jenazah korban telah dievakuasi dan kasus ini masih dalam penanganan aparat keamanan setempat serta Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).


 

Nusantara News Popup - Boss WA

Komentar