Diduga Penggelapan Dana HUT RI diKecamatan Hatonduhan Dikutip dari Pegawai dan Pengusaha, tapi Konsumsi Tak Ada

Kab.simalungun5548 Dilihat

Simalungun,Nusantaranews-Today.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, diguncang isu tak sedap.

Dana yang dikumpulkan panitia dari pegawai, kepala desa, hingga pengusaha diduga digelapkan.

Ikuti Kami

Dapatkan Update Berita Tercepat

YouTube
45.2K Subs
Subscribe
WhatsApp
18.5K Followers
Gabung
Telegram
12.3K Members
Join
Facebook
125.4K Fans
Ikuti
Google News
5.4K Readers
Ikuti

Informasi dihimpun, panitia meminta sumbangan dengan rincian: pegawai golongan IV Rp50.000, golongan III Rp40.000, golongan II Rp30.000, P3K Rp30.000, kepala desa Rp500.000, ditambah bantuan dari pengusaha, PKS, dan perkebunan.

Namun, pada hari perayaan, para guru dan siswa yang hadir mengaku tidak mendapatkan konsumsi.

“Setelah upacara kami tidak dapat makan. Padahal uang yang terkumpul sangat banyak. Kami menduga dana itu sudah dikorupsi panitia,” ujar seorang guru yang enggan disebutkan namanya, Rabu, (20/8/2025).

Ia meminta Pemerintah Kabupaten Simalungun melakukan pembinaan agar pengelolaan dana lebih transparan dan tidak merugikan para pegawai.

Saat dikonfirmasi, Ketua Panitia HUT RI ke-80 Hatonduhan, Edi Subagio, mengaku belum melakukan perhitungan dengan bendahara.

“Belum sempat perhitungan sama bendahara bos. Nanti kalau sudah clear saya kabari,” ujarnya melalui sambungan seluler.

Sementara itu, Camat Hatonduhan, Ryan Pakpahan, menegaskan bahwa seluruh teknis kegiatan diserahkan kepada panitia.

“Tanya ketua panitia ya bang. Karena tidak pernah saya tanya itu. Semua sudah dipercayakan kepada panitia,” katanya.

Kasus Dugaan Penggelapan Dan ini Menimbulkan keresahan dikalangan masyarakat dan pegawai.mereia berharap pemerintah segera turun tangan mengusut tuntas penggunaan Anggaran tersebut.(Ibrahim Harry Gunawan Saragih.M)

Nusantara News Popup - Boss WA

Komentar