Sumut Nusantaranews-today – Upaya peningkatan pengalaman pelanggan dan mempererat hubungan dengan mitra strategis, Telkom Witel Sumut apresiasi pelanggan dengan pemberian hampers kepada salah satu institusi pendidikan, Universitas Deztron Indonesia pada Kamis (6/2). Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk membahas solusi digital yang lebih komprehensif guna mendukung transformasi digital di lingkungan akademik.
Wulan Alfisahri selaku perwakilan dari Telkom Witel Sumut menyerahkan hampers secara simbolis kepada perwakilan dari Universitas Deztron Indonesia. Universitas tersebut merupakan salah satu pelanggan setia layanan Indibiz, yang menggunakan produk Astinet dan Blasting Pesan untuk menunjang operasional kampusnya.
baca juga Tahap II, Tom Lembong Segera Disidang Terkait Kasus Impor Gula Kemendag
Perwakilan Universitas Deztron Indonesia menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Telkom Witel Sumut.
“Kami sangat terbantu dengan layanan Astinet dan Blasting Pesan yang mendukung kelancaran komunikasi dan konektivitas di lingkungan kampus. Semoga ke depan kerja sama ini semakin erat dengan inovasi layanan yang lebih canggih,” ungkapnya.
baca juga Presiden Prabowo Umumkan Peluncuran Danantara pada 24 Februari 2025, Fokus Investasi di EBT hingga Pangan.
Selain pemberian hampers, agenda kegiatan ini juga mencakup diskusi mengenai pengembangan total solusi digital bagi kampus. Telkom Witel Sumut menawarkan berbagai layanan digital yang dapat mendukung sistem akademik, administrasi, dan komunikasi internal kampus, termasuk layanan cloud, security, serta solusi digital lainnya.
Melalui inisiatif ini, Telkom Witel Sumut terus berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan serta mendorong digitalisasi di berbagai sektor, termasuk pendidikan.
baca juga Pangdam I/BB Pimpin Pemberangkatan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 100/PS di Pelabuhan Belawan
Dengan solusi teknologi yang inovatif, diharapkan institusi pendidikan dapat semakin berkembang dalam menghadapi tantangan era digital.
Laporan :Anton garingging/Bobi Sihite
Komentar