SEMARANG – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, menjelaskan alasan fundamental di balik pemilihan Provinsi Jawa Tengah (Jateng) sebagai tuan rumah penyelenggaraan rangkaian Peringatan Hari Desa 2026.
Menurut Mendes Yandri, Jawa Tengah dipilih karena memiliki jumlah desa terbanyak di Indonesia, yang mencapai 7.810 desa. Jumlah desa yang masif ini menjadikan Jawa Tengah sebagai tolok ukur ideal untuk pelaksanaan program nasional.
“Jumlah desa di Jawa Tengah jadi yang terbesar, yakni 7.810 desa. Jawa Tengah diyakini akan menjadi role model ke depan dalam pembangunan dan pemberdayaan desa,” papar Mendes Yandri di sela-sela acara peluncuran.
Libatkan 100.000 Peserta dan Dihadiri Artis Ibukota
Mendes Yandri memastikan bahwa perayaan Hari Desa 2026 di Jawa Tengah akan berlangsung sangat meriah dan melibatkan partisipasi massa yang luar biasa.
Ia memproyeksikan acara tahun ini akan melibatkan sedikitnya 100.000 orang dari berbagai elemen desa. Selain kemeriahan dari ribuan peserta, acara ini juga akan dimeriahkan oleh serangkaian kegiatan dan kehadiran Artis Ibukota, menambah daya tarik dan semangat perayaan di tingkat nasional.
Pemilihan lokasi di Jateng diharapkan mampu memberikan dampak positif dan menjadi contoh bagi ribuan desa lainnya dalam semangat gotong royong dan pembangunan.
Untuk mengetahui detail serangkaian kegiatan Peringatan Hari Desa 2026, masyarakat dapat mengakses informasi selengkapnya melalui laman resmi Kemendes PDT: www.kemendesa.go.id/berita.
#KemendesPDT #BangunDesaBangunIndonesia #HariDesa2026

















