JERITAN HATI WARGA KUTA RIH: AKSES JALAN UTAMA TENGGELAM, URAT NADI PEREKONOMIAN TERPUTUS

Kabupaten Karo4823 Dilihat

KUTA RIH, KARO —25 Oktober 2025, Ratusan warga Desa Kuta Rih, Kecamatan Lau Baleng, Kabupaten Karo, kini berada dalam situasi mendesak dan memprihatinkan. Jalan utama mereka, yang merupakan satu-satunya urat nadi penghubung kehidupan, saat ini berada dalam kondisi rusak parah, tergenang air, dan hampir tidak dapat dilewati. Frustrasi akibat tidak adanya tanggapan atas permohonan resmi, masyarakat terpaksa menaikkan permohonan darurat mereka melalui media sosial, sebagai upaya terakhir memohon atensi langsung dari Bapak Bupati Karo Antonius Ginting

Situasi Kritis di Lapangan: Jalan yang menghubungkan Kuta Rih dengan wilayah lain, kini lebih menyerupai kolam lumpur daripada akses transportasi. Genangan air permanen dan lubang yang menganga dalam telah memutuskan mobilitas warga. Kondisi ini secara langsung melumpuhkan roda perekonomian desa yang mayoritas bergantung pada sektor pertanian.

Ikuti Kami

Dapatkan Update Berita Tercepat

YouTube
45.2K Subs
Subscribe
WhatsApp
18.5K Followers
Gabung
Telegram
12.3K Members
Join
Facebook
125.4K Fans
Ikuti
Google News
5.4K Readers
Ikuti

Ancaman Perekonomian: Hasil bumi petani Kuta Rih sulit dikeluarkan. Biaya transportasi melambung tinggi karena risiko kerusakan kendaraan, bahkan ada yang terpaksa membusuk karena tak bisa diangkut.

Ancaman Keselamatan: Jalanan yang licin dan berlubang parah menjadi ancaman serius bagi keselamatan, terutama bagi anak sekolah dan warga yang memerlukan akses kesehatan darurat.

Kegelisahan Sosial: Masyarakat merasa terabaikan. Surat permohonan perbaikan yang telah diajukan secara resmi kepada Pemerintah Kabupaten Karo hingga kini belum mendapatkan Atensi Khusus atau tindak lanjut yang nyata.

Pesan Menyentuh untuk Bupati Karo: “Kami, masyarakat Kuta Rih, memohon bukan hanya sebagai warga negara, tetapi sebagai anak-anak Karo yang membutuhkan uluran tangan dari Bapak,” ujar perwakilan masyarakat Karo perkeleng “Jalan ini bukan sekadar aspal dan batu, Pak Bupati, ini adalah urat nadi kehidupan kami. Jika jalan ini mati, maka perekonomian dan harapan kami pun ikut mati.”

Melalui rilis pers ini dan permohonan yang beredar di media sosial, masyarakat Kuta Rih berharap Bapak Bupati Karo, sebagai pemegang amanah tertinggi, dapat melihat dan merasakan langsung penderitaan yang mereka alami.

Tuntutan dan Harapan:

Atensi Khusus dan Respons Cepat: Masyarakat memohon agar Bapak Bupati Karo Antonius Ginting segera memberikan Atensi Khusus dan memerintahkan dinas terkait untuk melakukan survei mendesak dan memulai perbaikan jalan utama Kuta Rih.

Perbaikan Serius dan Permanen: Perbaikan yang dilakukan diharapkan merupakan solusi permanen, mengingat kondisi jalan yang tergenang akibat drainase yang buruk.

Memulihkan Harapan: Perbaikan jalan adalah langkah awal untuk memulihkan kembali harapan dan kelangsungan hidup warga Kuta Rih.

Masyarakat Kuta Rih, yang dikenal dengan semangat “Karo Perkeleng” (Karo Bersaudara/Penuh Kasih), yakin bahwa Bapak Bupati akan menunjukkan rasa perkeleng (kasih) dan kepedulian nyata terhadap kesulitan yang dihadapi warganya.

redaksi

Nusantara News Popup - Boss WA

Komentar