BANJIR BANDANG EKSTREM: Permukiman di Tapanuli Tengah Terendam Total, Tim Gabungan Diminta Segera Bergerak ke Masjid Nurul Iman

TAPANULI TENGAH – Situasi darurat bencana terjadi di Kecamatan Sibuluan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Wilayah permukiman dilaporkan telah TENGGELAM TOTAL dihantam banjir bandang ekstrem per hari ini, Selasa (25/11/2025), Pukul 09.55 WIB.

Laporan terkini menunjukkan luasnya dampak bencana ini telah merendam seluruh kawasan, dengan kedalaman air mencapai titik kritis. Lokasi darurat yang membutuhkan evakuasi segera dan menjadi prioritas utama adalah area Masjid Nurul Iman dan sekitarnya.

Ikuti Kami

Dapatkan Update Berita Tercepat

YouTube
45.2K Subs
Subscribe
WhatsApp
18.5K Followers
Gabung
Telegram
12.3K Members
Join
Facebook
125.4K Fans
Ikuti
Google News
5.4K Readers
Ikuti

SERUAN DARURAT: MOBILISASI TIM PENYELAMAT SEGERA!

 

Mengingat kondisi di Sibuluan yang sangat kritis dan berpotensi menimbulkan korban jiwa, Redaksi menyerukan mobilisasi cepat dari seluruh Tim Gabungan dan instansi terkait:

Instansi/Pihak TerkaitPeran Mendesak
BPBD TaptengKoordinasi logistik, peralatan, dan posko darurat.
POLRI & TNIPengamanan area bencana dan dukungan evakuasi darurat.
TIM SAR (Basarnas)Pengerahan Tim Penyelam dan Perahu Karet untuk menjangkau korban di lokasi terendam.
Warga LokalPengerahan perahu atau alat apung untuk membantu proses evakuasi.

Prioritas Utama: Seluruh tim diinstruksikan untuk segera menuju Masjid Nurul Iman dan permukiman di sekitarnya untuk mengevakuasi warga yang mungkin terjebak di dalam rumah atau membutuhkan pertolongan medis.

PERINGATAN UNTUK MASYARAKAT

 

Masyarakat yang berada di sekitar Sibuluan dan jalur air diimbau untuk TETAP WASPADA TINGGI. Segera MENJAUH DARI ARUS DERAS dan berpindah ke tempat yang lebih tinggi. Ikuti arahan petugas di lapangan untuk keselamatan bersama.

Kondisi ini membutuhkan respons cepat. Informasi terbaru akan disampaikan seiring perkembangan di lapangan.


By Redaksi | 25 November 2025, 09.55 WIB

Nusantara News Popup - Boss WA

Komentar