SIMALUNGUN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Simalungun telah sukses menyelenggarakan rangkaian kegiatan bertajuk Karya Bakti, Study Meeting, dan Aksi Kasih. Acara ini berlangsung di Nagori Sihalpe, Kecamatan Haranggaol Horison, Kabupaten Simalungun, pada tanggal 27–28 Juni 2026. Kegiatan dua hari ini mengusung semangat pelayanan, kepedulian sosial, pelestarian lingkungan, serta upaya mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di kawasan tersebut.
Karya Bakti Perbaikan Infrastruktur Jalan
Rangkaian kegiatan diawali dengan Karya Bakti yang berfokus pada perbaikan ruas jalan di jalur pesisir Danau Toba. Jalan yang diperbaiki membentang dari Haranggaol menuju Nagori Sihalpe, Nagori Purba, hingga Aujung Saribu. Wilayah ini merupakan bagian integral dari Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba yang masih memerlukan perhatian serius dalam peningkatan infrastruktur jalan.
Dalam aksi nyata ini, DPC GAMKI Simalungun bersama masyarakat setempat menyerahkan bantuan material berupa 150 sak semen dan tiga dump truk pasir. Bantuan ini merupakan hasil swadaya dari masyarakat, tokoh-tokoh Simalungun, serta para donatur yang peduli. Panitia menargetkan pengumpulan material hingga mencapai 1.000 sak semen untuk mendukung pembangunan jalan secara bertahap dan berkelanjutan.
Kegiatan Karya Bakti ini mendapat apresiasi tinggi dari Ephorus GKPS Pdt. John Christian Saragih, S.Th., M.Sc., yang turut hadir. “GAMKI Simalungun telah menunjukkan diri sebagai anak kandung gereja dan laskar Kristus. Apa yang dilakukan sangat bermanfaat bagi masyarakat dan jemaat,” ujarnya, memuji inisiatif GAMKI Simalungun.
Pemerintah Kabupaten Simalungun juga memberikan dukungan penuh melalui Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Dr. H. Anton Achmad Saragih, yang mewakili Bupati Simalungun. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa pemerintah mendukung penuh program karya bakti ini, yang dinilai mampu menjadi contoh pembangunan berbasis kolaborasi masyarakat di tengah efisiensi anggaran pemerintah.
Pembukaan kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, antara lain tokoh masyarakat Sarmuliadin Sinaga, ST, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara, perwakilan Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara, Pangulu Nagori Sihalpe, Praeses Distrik III GKPS, Pendeta Resort GKPS Haranggaol, Camat Haranggaol Horison, Lurah Haranggaol, serta masyarakat setempat yang antusias.
Diskusi Komprehensif dalam Study Meeting
Setelah pembukaan Karya Bakti, kegiatan dilanjutkan dengan Study Meeting yang mengangkat tema “Doa Peningkatan Perekonomian dan Pelestarian Danau Toba.” Diskusi ini dipimpin oleh Jesriaman Saragih, S.Pd., M.Pd., Gr., dan menghadirkan berbagai pandangan dari narasumber kompeten.
Narasumber pertama, Kepala KPH Wilayah II Pematangsiantar Tigor Siahaan, memaparkan berbagai program pemanfaatan hutan melalui skema Perhutanan Sosial yang telah berhasil dikembangkan di kawasan Haranggaol, salah satunya adalah kelompok tani madu.
Ephorus GKPS kembali mengajak seluruh masyarakat untuk membangun kolaborasi dalam menjaga kebersihan lingkungan serta melestarikan kawasan Danau Toba. “Tuhan telah menganugerahkan keindahan Danau Toba kepada kita. Mari bersama-sama menjaga dan merawatnya demi generasi mendatang,” pesannya, menekankan pentingnya tanggung jawab bersama.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Simalungun turut menjelaskan bahwa peningkatan ekonomi masyarakat dapat didorong melalui pengembangan sektor pariwisata berbasis masyarakat, seperti penyelenggaraan kegiatan olahraga, festival budaya, hingga promosi destinasi wisata yang menarik.
Dalam forum diskusi ini, berkembang pula pembahasan mengenai kondisi perairan Danau Toba di wilayah Haranggaol yang dipengaruhi oleh banyaknya Keramba Jaring Apung (KJA). Sejumlah peserta menyampaikan pandangan dan masukan mengenai dampak KJA terhadap sektor pariwisata serta pentingnya pengelolaan kawasan Danau Toba sesuai ketentuan yang berlaku, demi keberlanjutan ekosistem dan pariwisata.
Ketua DPD GAMKI Sumatera Utara, Swangro Lumbanbatu, ST., M.Si., mengapresiasi pola kegiatan DPC GAMKI Simalungun yang selalu melibatkan masyarakat dalam setiap program pelayanan. Ia juga menyatakan komitmennya untuk menyampaikan kondisi jalan menuju Nagori Sihalpe kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara agar mendapat perhatian lebih lanjut.
Aksi Kasih: Wujud Kepedulian Sosial GAMKI
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, DPC GAMKI Simalungun menggelar Aksi Kasih di GKPS Nagori. Dalam kegiatan ini, sebanyak 150 sak beras disalurkan kepada jemaat sebagai bentuk kepedulian sosial.
Aksi Kasih diawali dengan ibadah yang dipimpin oleh Pdt. Michael Rony Purba, S.Th., M.APs., dengan pembacaan Firman Tuhan dari Filemon 1:1–7. Dalam khotbahnya, Pdt. Michael mengajak kader GAMKI untuk terus melayani gereja dan masyarakat melalui tindakan nyata yang membawa dampak positif.
Pimpinan Jemaat GKPS Nagori, St. Elijansen Sipayung, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kepedulian yang diberikan DPC GAMKI Simalungun kepada jemaat. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban dan menjadi berkat bagi mereka yang menerima.
Sementara itu, Ketua DPC GAMKI Simalungun Defri Damanik menjelaskan bahwa bantuan beras tersebut merupakan bentuk kasih dan rasa syukur kepada Tuhan, yang dihimpun dari para fungsionaris serta donatur. “GAMKI adalah anak kandung gereja. Bantuan ini merupakan bentuk pelayanan kami kepada jemaat. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur dan Pemerintah Kabupaten Simalungun yang telah mendukung kegiatan ini sehingga dapat terlaksana dengan baik,” ujar Defri.
Turut hadir dalam kegiatan Aksi Kasih tersebut Ketua PAC GAMKI Haranggaol Soemardi Sinaga, Kepala Biro Aksi Pelayanan Gereja dan Masyarakat Hotlas Simbolon, para pengurus GAMKI, tokoh gereja, serta jemaat GKPS Nagori. Rangkaian kegiatan selama dua hari tersebut diharapkan menjadi momentum penting untuk mempererat sinergi antara organisasi kepemudaan, gereja, pemerintah, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan, meningkatkan kesejahteraan, serta menjaga kelestarian kawasan Danau Toba untuk generasi mendatang.
Editor: Fernando Albert Damanik


















Komentar