SIMALUNGUN – 7 JANUARI 2026 Nusantaranews-Today.com
Kondisi infrastruktur pemerintahan di tingkat desa kembali menjadi sorotan. Kantor Pangulu Nagori Marjandi, Kecamatan Panombeian Panei, yang terletak di Jalan Saribudolok, Kabupaten Simalungun, saat ini dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Bangunan yang sudah uzur dengan atap seng yang tidak layak lagi dikhawatirkan dapat mengganggu kenyamanan serta keselamatan dalam pelayanan publik.
🔍 Pantauan Lapangan: Plafon Keropos dan Atap Bocor
Berdasarkan pantauan langsung tim media pada Rabu (07/01/2026) pukul 10.52 WIB, tampak jelas kerusakan di berbagai sudut bangunan:
Bagian Depan: Atap seng bagian depan sudah terlihat “rewot” dan rapuh dimakan usia.
Interior Kantor: Plafon di ruang depan sudah keropos akibat rembesan air, bahkan beberapa titik plafon tampak sudah jebol karena kebocoran atap yang masif.
⚠️ Kesaksian Pangulu: Tukang Tak Berani Naik
Pangulu Nagori Marjandi, Budi Sinaga, mengakui bahwa kondisi gedung ini sudah rusak sejak masa jabatan pangulu sebelumnya. Meski pihaknya telah berupaya melakukan perbaikan kecil secara mandiri, kondisi struktur bangunan saat ini sudah dalam tahap membahayakan.
“Kami sudah mengajukan surat permohonan rehabilitasi ke Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui BPMN sekitar dua tahun lalu. Saat kami ingin memperbaiki titik seng yang bocor, tukang sudah tidak ada yang berani naik ke atas karena struktur kayu bangunan sudah lapuk dan tidak kuat lagi menahan beban,” ungkap Budi Sinaga lesu.
Menurutnya, rehabilitasi parsial tidak lagi memungkinkan. Seluruh struktur atap dan kayu harus diganti secara total demi keamanan.
📢 Desakan Kepada Bupati Simalungun
Pangulu Marjandi berharap penuh agar Bupati Simalungun memberikan perhatian serius dan prioritas terhadap kondisi kantornya. Mengingat fungsi kantor nagori sebagai pusat administrasi dan pelayanan masyarakat, perbaikan gedung dinilai sebagai kebutuhan yang sangat mendesak.
“Kami sangat berharap perhatian Bapak Bupati. Jangan sampai fungsi pelayanan kepada masyarakat terhenti karena kondisi kantor yang tidak layak huni ini,” tandasnya.
(Laporan: Josep Opranto Sagala)

















Komentar