⛽ KRISIS BBM SEPEKAN

Antrean Mengular di Siantar, Polisi Sebut Pasokan Terkendala Bencana Sumatera

PEMATANGSIANTAR – Sudah sepekan terakhir, kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kota Pematangsiantar menimbulkan keresahan di kalangan warga. Antrean mengular hingga berjam-jam terlihat di berbagai SPBU. Namun, kekecewaan mendalam muncul karena seringkali stok BBM dinyatakan habis saat warga sampai di depan dispenser.

Situasi ini memunculkan dugaan adanya “main mata” antara petugas SPBU dan pemilik truk tertentu yang dapat mengisi BBM berulang kali, sementara masyarakat biasa kesulitan mendapat jatah.

Ikuti Kami

Dapatkan Update Berita Tercepat

YouTube
45.2K Subs
Subscribe
WhatsApp
18.5K Followers
Gabung
Telegram
12.3K Members
Join
Facebook
125.4K Fans
Ikuti
Google News
5.4K Readers
Ikuti

SPBU Salahkan Kendaraan Luar Daerah dan Pasokan Tak Stabil

Pengawas pembongkaran BBM di SPBU Jalan Ahmad Yani, marga Tobing, membantah tuduhan tersebut dan mengatakan pihak SPBU sudah berusaha mengikuti aturan. Namun, ia berharap ada kebijakan pemerintah untuk membatasi kendaraan luar daerah agar tidak menambah kemacetan.

Ia menjelaskan bahwa antrean panjang yang terjadi disebabkan oleh banyaknya kendaraan pribadi dan angkutan umum yang mengisi BBM dalam jumlah besar.

  • Pembatasan: Kendaraan pribadi rata-rata mengisi hingga Rp 300 ribu, sedangkan angkutan umum dibatasi sekitar Rp 200 ribu.

  • Penyebab Antrean: Situasi ini bukan sepenuhnya kesalahan SPBU, melainkan karena Pematangsiantar kerap menjadi titik singgah kendaraan dari luar daerah, yang membuat volume kendaraan meningkat tajam saat pasokan BBM tidak stabil.

Terkait jenis Biosolar, ia menyebutkan tidak ada batasan karena aturan Pertamina memang tidak mengatur hal tersebut, dan stok Biosolar sejauh ini aman. “Yang banyak pemakaian sekarang Pertalite. Makanya kita batasi pengisian 200 ribu untuk angkot,” jelasnya.

Polres Siantar: Kelangkaan Akibat Bencana Alam

Kepolisian Polres Pematangsiantar melalui Kanit Ekonomi, Martuah Raja Gukguk, menanggapi situasi kelangkaan BBM ini. Menurutnya, kondisi ini berkaitan dengan kejadian bencana alam yang melanda beberapa daerah di Sumatera Utara (Tapteng), Aceh, dan banjir di Medan.

“Ini berkaitan dengan kejadian di beberapa daerah di Sumatera Utara Tapteng, Aceh, mengalami musibah bencana alam dan Medan mengalami musibah banjir, hingga menimbulkan pengiriman pasokan BBM Minyak terkendala ke beberapa SPBU,” ujar Martuah Raja Gukguk pada Senin (8/12/2025) pukul 15:00 Wib.

Ia menyebut situasi serupa di SPBU Jalan Ahmad Yani juga disebabkan oleh terkendalanya pengiriman pasokan minyak (BBM).

Terkait kejadian ini, kepolisian Polres Pematangsiantar akan terus berkoordinasi dengan pihak SPBU untuk menangani situasi kelangkaan BBM dalam mengatasi tingkat kemacetan yang disebabkan dari antrean panjang kendaraan.

by : josep opranto sagala

Komentar