Belawan Memanas: Tawuran Brutal Antar Pemuda Diduga Dipicu Persaingan Bisnis Narkoba, Warga Geram Polisi Hanya Bubarkan Massa

Belawan5701 Dilihat

Belawan, Medan – Bentrokan antar kelompok pemuda kembali mengganas di Kelurahan Belawan, Kecamatan Medan Belawan. Tawuran yang terjadi di kawasan Jalan Tanggul dan Kampung Kolam—yang dikenal sebagai “kampung narkoba”—diduga dipicu persaingan bisnis narkoba antara kedua kelompok.

Insiden yang terjadi beberapa hari lalu, Selasa (29/7/2025), menyebabkan sejumlah rumah warga di sekitar Jalan Tanggul rusak. Bahkan ada rumah yang terbakar akibat ledakan petasan, namun beruntung api berhasil dipadamkan warga sebelum meluas.

Ikuti Kami

Dapatkan Update Berita Tercepat

YouTube
45.2K Subs
Subscribe
WhatsApp
18.5K Followers
Gabung
Telegram
12.3K Members
Join
Facebook
125.4K Fans
Ikuti
Google News
5.4K Readers
Ikuti

Persaingan Dua Kelompok, Rumah Dibakar

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa ketegangan bermula ketika pemuda dari Jalan Tanggul melarang para pengguna narkoba membeli barang haram di Kampung Kolam.

“Persaingan dua kelompok ini makin memanas. Diduga ada dalang yang sengaja membuat Belawan tidak kondusif,” ujarnya.

Pantauan di lapangan menunjukkan tawuran berlangsung brutal. Kedua kelompok saling serang menggunakan senjata tajam, batu, senapan angin, panah, hingga petasan. Akibatnya, beberapa rumah warga menjadi sasaran lemparan dan perusakan.


Aparat Dilempari Batu, Warga Rindukan Tindakan Tegas

Aparat gabungan dari Polres Pelabuhan Belawan, Polsek Belawan, Brimob Polda Sumut, dan Marinir yang turun ke lokasi sempat mendapat perlawanan dari massa. Petugas dilempari batu saat berusaha membubarkan tawuran.

Warga menyebut situasi Belawan kian tidak kondusif. Mereka bahkan mengenang AKBP Oloan Siahaan, mantan Kapolres Pelabuhan Belawan yang dinilai berani menindak tegas pelaku tawuran.

“Sosok yang berani seperti itu malah dinonaktifkan. Sekarang polisi hanya datang membubarkan, bukan menangkap,” ujar seorang warga dengan nada geram.


Mediasi Pemuda Pancasila Dinilai Tak Efektif

Pada Senin malam (28/7/2025), PAC Pemuda Pancasila Medan Belawan mencoba membuka ruang mediasi perdamaian dengan seluruh pemuda yang terlibat tawuran. Acara bertema “Bersatu Lebih Kuat, Damai Lebih Hebat, Saatnya Bersaudara, Bukan Bermusuhan” ini berlangsung di Lapangan Sekretariat PAC Pemuda Pancasila Medan Belawan dan dihadiri Wali Kota Medan.

Namun warga menilai perjanjian damai yang dibuat hanya formalitas, karena tawuran kerap kembali terjadi.

“Dengan dibuat perjanjian saja mereka sudah melanggar. Sepertinya ada yang memerintahkan supaya Belawan tetap tidak kondusif,” ucap warga lainnya.


Warga Desak Polisi Tangkap Bandar dan Pelaku Tawuran

Warga Belawan mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak tegas. Mereka meminta Polres Pelabuhan Belawan tidak hanya membubarkan massa, tetapi menangkap bandar narkoba dan pelaku tawuran yang dinilai sudah sangat meresahkan.

“Ini bukan hanya merusak rumah orang. Beberapa hari lalu ada rumah warga yang dijarah, bahkan sudah ada korban jiwa. Polisi jangan cuma bubarkan, tapi tangkap dan bersihkan kampung ini dari kejahatan,” kata warga lainnya.

Warga juga mendesak kepolisian meningkatkan patroli malam di kawasan rawan kejahatan di Belawan. Mereka khawatir situasi semakin tidak terkendali, terlebih setelah kasus pembegalan yang baru-baru ini viral di media sosial.


Reporter: hendra syahputra
Editor: Redaksi NusantaraNews-Today.com


 

Nusantara News Popup - Boss WA

Komentar