Kematian Tragis Prada Lucky Chepril Saputra Diduga Akibat Dianiaya 20 Prajurit, Publik Desak TNI Transparan

Ntt4872 Dilihat

 

Nagekeo, NTT | NusantaraNews-Today.com – Kematian Prada Lucky Chepril Saputra Namo, prajurit Yonif TP 834/WM, pada Rabu (6/8/2025) pukul 11.23 WITA di RSUD Aeramo, Kabupaten Nagekeo, NTT, memicu gelombang kemarahan publik dan sorotan tajam terhadap dugaan kekerasan di tubuh militer.

Ikuti Kami

Dapatkan Update Berita Tercepat

YouTube
45.2K Subs
Subscribe
WhatsApp
18.5K Followers
Gabung
Telegram
12.3K Members
Join
Facebook
125.4K Fans
Ikuti
Google News
5.4K Readers
Ikuti

Prada Lucky diduga menjadi korban penganiayaan beruntun oleh sesama prajurit. Kasus ini mencuat setelah daftar 20 nama prajurit yang diduga terlibat beredar luas di media sosial.

Bocoran Laporan Internal Asintel Kasdam IX/Udayana

Berdasarkan dokumen internal kepada Asintel Kasdam IX/Udayana tertanggal 6 Agustus 2025, terungkap nama-nama yang diduga terlibat, baik senior maupun rekan satuan, dalam “pemeriksaan fisik” terhadap Prada Lucky.

Daftar 20 nama tersebut meliputi:

  1. Letda Inf Thariq Singajuru
  2. Sertu Abdul Gani
  3. Sertu Arjuna Siregar
  4. Sertu Alimuddin
  5. Serda Marwan
  6. Serda Rizky
  7. Serda Yusuf
  8. Serda Frans
  9. Praka Satria
  10. Praka Rino
  11. Praka Irfan
  12. Pratu Rijal
  13. Pratu Fikri
  14. Pratu Yoga
  15. Pratu Haris
  16. Pratu Rizal
  17. Pratu Fandi
  18. Pratu Alvian
  19. Pratu Dedi
  20. Pratu Rian

Dalam laporan itu, sebagian dari mereka disebut melakukan pemukulan bergantian terhadap korban, bahkan ada yang menggunakan alat seperti selang.

Tanggapan Resmi Pihak Satuan

Komandan Kompi C Yonif TP 834/WM, Lettu Inf Rahmat, saat dikonfirmasi Kamis malam (7/8/2025) membenarkan bahwa sejumlah personel telah diamankan.

“Proses hukum sedang berjalan. Kami menghormati penyelidikan yang dilakukan Denpom,” ujarnya singkat.

Saat ini, tim investigasi Kodam IX/Udayana bersama Subdenpom Ende tengah melakukan penyelidikan intensif. Pihak keluarga korban dan sejumlah aktivis HAM mendesak agar proses hukum dilakukan secara terbuka, cepat, dan tanpa intervensi.

Desakan Publik

Sejumlah komentar publik di media sosial mengungkap kemarahan dan keprihatinan mereka. Mereka menuntut agar TNI menghapus budaya kekerasan internal dan menindak tegas siapapun yang terbukti bersalah, tanpa pandang pangkat maupun jabatan.

Kematian Prada Lucky menjadi alarm serius tentang perlunya reformasi budaya di lingkungan militer, terutama dalam pembinaan dan disiplin prajurit.


Reporter: Suleman Sinulingga
Editor: Redaksi NusantaraNews-Today.com


 

Nusantara News Popup - Boss WA

Komentar