Korban Dilaporkan Hilang Sejak Siang Hari
SIMALUNGUN – Kabar duka datang dari kawasan wisata Danau Toba. Seorang pria lanjut usia dilaporkan tenggelam dan hilang di perairan Pantai Poro-Poro, Danau Toba, tepatnya di wilayah Nagori Togu Domu Nauli, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, pada Minggu (1/11/2026).
Korban pertama kali dilaporkan hilang sekitar pukul 13.00 WIB. Laporan tersebut kemudian memicu respons cepat dari tim pencarian dan penyelamatan yang beroperasi di kawasan Danau Toba untuk segera melakukan upaya pencarian.
Identitas Korban
Korban diidentifikasi sebagai Mangantar Napitupulu alias Febriyanto, pria berusia 66 tahun, lahir di Sigumpar pada 10 November 1960. Keseharian korban diketahui berprofesi sebagai petani. Ia berdomisili di Kelurahan Sinaksak, Indah Sari, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun.
Berdasarkan informasi yang dihimpun redaksi, korban tenggelam di Pantai Poro-Poro, sebuah kawasan di tepi Danau Toba yang masuk dalam wilayah administratif Nagori Togu Domu Nauli. Adapun penyebab pasti kejadian tenggelam tersebut hingga berita ini diturunkan belum disampaikan secara resmi oleh pihak berwenang.
Tim Rescue Danau Toba Berhasil Temukan Korban
Setelah proses pencarian yang berlangsung selama lebih dari dua jam, Tim Rescue Danau Toba akhirnya berhasil menemukan korban pada Minggu sore, sekitar pukul 15.35 WIB. Korban ditemukan di kawasan perairan tempat kejadian semula dilaporkan.
Keberhasilan tim dalam menemukan korban mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Ucapan terima kasih pun mengalir kepada seluruh personel Tim Rescue Danau Toba yang telah berjibaku dalam proses pencarian tersebut. Informasi lebih rinci mengenai teknis evakuasi dan kondisi korban saat ditemukan belum disampaikan dalam keterangan resmi yang diterima redaksi hingga berita ini ditayangkan.
Duka Mendalam bagi Keluarga dan Masyarakat
Kepergian Mangantar Napitupulu alias Febriyanto meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga dan orang-orang terdekatnya. Berbagai ungkapan belasungkawa dan doa turut mengalir dari masyarakat sekitar atas peristiwa yang terjadi. Salah satu ungkapan yang beredar berbunyi, “Surga tempatmu, Opung. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan penghiburan.”
Redaksi Nusantara News Today turut menyampaikan duka cita yang sebesar-besarnya kepada keluarga almarhum. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan serta kekuatan dalam menghadapi cobaan ini.
Imbauan Keselamatan di Kawasan Perairan Danau Toba
Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan perairan, termasuk di sekitar Danau Toba yang dikenal memiliki kondisi alam yang sewaktu-waktu dapat berubah. Masyarakat dan wisatawan diimbau untuk selalu memperhatikan keselamatan diri, tidak berenang atau beraktivitas di area perairan tanpa pengawasan, serta mematuhi rambu-rambu yang telah dipasang oleh pihak berwenang.
Keberadaan Tim Rescue Danau Toba sebagai unit tanggap darurat di kawasan tersebut memegang peranan penting dalam penanganan kejadian darurat di perairan. Respons cepat yang ditunjukkan dalam kasus ini menjadi bukti nyata pentingnya kehadiran tim penyelamat yang terlatih dan siaga di kawasan wisata perairan seperti Danau Toba.
Pimred: Suleman Sinulingga
Pimpinan Umum: Fernando Albert Damanik

























Komentar