Hujan Deras, Mahasiswa se-Sumut Tetap Lanjutkan Unjuk Rasa ke Gedung DPRD Sumut

Bagikan:
Waktu baca 2 menitDiperbarui 1 September 2025, 13:09 WIB

Nusantaranews-today.com Senin, 1 September 2025 | 16:50 WIB

MEDAN – Meski diguyur hujan deras, ratusan mahasiswa se-Sumatera Utara tetap melanjutkan aksi unjuk rasa menuju Gedung DPRD Sumut, Senin (1/9).

Ikuti Kami

Dapatkan Update Berita Tercepat

YouTube
45.2K Subs
Subscribe
WhatsApp
18.5K Followers
Gabung
Telegram
12.3K Members
Join
Facebook
125.4K Fans
Ikuti
Google News
5.4K Readers
Ikuti

Pantauan nusantaranews-today.com, massa yang sebelumnya berorasi di Pos Bloc Medan kemudian bergerak ke Jalan Kapten Maulana Lubis. Di tengah hujan deras, mahasiswa memblokade jalan, membakar ban bekas, dan menyanyikan lagu perjuangan “Buruh Tani” secara serentak.

Sesampainya di depan Gedung DPRD Sumut, massa tetap kompak menyuarakan tuntutannya. “Reformasi, reformasi!” teriak mahasiswa berulang kali.

Dalam perjalanan menuju kantor DPRD, mahasiswa juga sempat menutup jalan dan meminta beberapa pengendara mobil putar balik. “Apakah Tuhan tidak marah melihat para pejabat kita ini? Ini bentuk kemarahan kita, teman-teman,” teriak koordinator aksi.

Aksi tersebut juga diwarnai kritik keras terhadap gaya hidup mewah pejabat dan DPR. “Revolusi! Tunjangan mewah tidak memikirkan rakyat,” sambungnya dengan nada lantang.

Meski diguyur hujan, massa tak bergeming. Mereka terus menyuarakan sejumlah tuntutan, di antaranya:

  • Mendesak pengusutan tuntas meninggalnya driver ojek online (ojol) di Jakarta.
  • Menolak tunjangan mewah DPR.

Di sepanjang perjalanan, massa tak henti-henti melantunkan lagu-lagu perjuangan, mulai dari Buruh Tani, yel-yel mahasiswa, hingga Indonesia Pusaka yang dinyanyikan serentak.

“Indonesia tanah air beta, pusaka abadi nan jaya,” nyanyi massa penuh semangat.

Usai menyanyikan lagu tersebut, ketua aksi kembali menegaskan sikap mahasiswa. “Ini bentuk kemarahan kita kawan-kawan. Tanah kita tidak boleh diisi oleh para koruptor. Lawan, lawan, lawan!”

Aksi ini ditutup dengan mengheningkan cipta mengenang Affan Kurniawan, driver ojol yang meninggal dunia dalam aksi unjuk rasa di Jakarta.

“Mengheningkan cipta kita lakukan terlebih dahulu untuk saudara kita Affan Kurniawan. Hening cipta dimulai,” ucap pimpinan aksi.


✍️ Penulis: Syafwan


 

👁️ Dilihat: 8 kali
Gambar Gravatar
Penulis

Redaksi

Tim redaksi Nusantara News Today.

Lihat artikel lainnya
Nusantara News Popup - Boss WA

Komentar