SIMALUNGUN – Kegelisahan masyarakat terkait kondisi kritis jalur utama Panatapan–Haranggaol yang sudah setahun lebih longsor dan tak kunjung diperbaiki memuncak menjadi Surat Terbuka kepada Bupati Simalungun. Kritik ini semakin tajam mengingat wilayah tersebut berada di ambang lonjakan perantau dan wisatawan pada masa Natal dan Tahun Baru.
Menanggapi isu vital ini, Anggota DPRD Simalungun dari Fraksi Demokrat, Hotman Parulian Sipayung, S.E., mengonfirmasi bahwa persoalan ini sudah menjadi perhatian serius legislatif.
Hotman Sipayung: Masalah Longsor Sudah Saya Bacakan di Rapat Paripurna
Saat dikonfirmasi melalui telepon seluler pada Sabtu (6/12/2025) pukul 11.30 WIB, Hotman Parulian Sipayung mengungkapkan bahwa ia telah menjalankan fungsinya sebagai wakil rakyat dengan membawa langsung keluhan ini ke forum tertinggi legislatif.
“Ini sudah saya bawakan di waktu rapat paripurna dan saya sendiri yang membacakan terkait jalan Haranggaol ini,” ungkap Hotman kepada Pimpinan Umum Nusantaranews Today.
Penegasan Hotman Sipayung ini menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Simalungun (Pemkab) sudah mengetahui secara resmi kondisi kritis jalur Panatapan–Haranggaol, namun perbaikan darurat dan permanen masih belum terealisasi.
Sekjen AGENSI: Risiko Maut Natal Adalah Tanggung Jawab Moral
Kondisi jalan yang semakin menyempit, rawan runtuh, dan dilaporkan memaksa kendaraan bergantian melintas, memicu kekhawatiran besar akan risiko kecelakaan dan korban jiwa.
Sekretaris Jenderal Lembaga Anak Generasi Indonesia (AGENSI), Fernando Albert Damanik, menegaskan bahwa keterlambatan perbaikan ini merupakan tanggung jawab moral Pemkab Simalungun.
“Akses jalan Panatapan–Haranggaol adalah hak dasar masyarakat dan aset wisata Simalungun. Risiko kecelakaan di ambang Natal dan Tahun Baru benar-benar nyata di depan mata. Kami mendesak Bupati untuk segera turun langsung meninjau lokasi longsor dan memerintahkan dinas terkait melakukan perbaikan darurat secepatnya,” ujar Fernando Albert Damanik, mengutip isi desakan dalam surat terbuka.
Surat terbuka tersebut memohon kepada Bupati Simalungun untuk menjadikan jalan Panatapan–Haranggaol sebagai prioritas penanganan utama, sebelum terlambat dan menimbulkan korban.
#pu

















Komentar