Wujud Visi Misi Medan untuk Semua: UPT Puskesmas Belawan Bersama Lurah dan Kesira Sumut Cepat Tanggap Bagikan Masker di Tengah Kualitas Udara Tidak Sehat

Bagikan:➤☎
Waktu baca 3 menitDiperbarui 15 Oktober 2026, 14:51 WIB

Kualitas Udara Medan Masuk Kategori Tidak Sehat, Puskesmas Belawan Langsung Bergerak

MEDAN – Kualitas udara di Kota Medan dan sekitarnya kini berada pada status Tidak Sehat. Berdasarkan data pemantauan indikator kualitas udara Kota Medan per Kamis, 15 Oktober 2026, konsentrasi partikel polutan di udara tercatat pada tingkat yang cukup mengkhawatirkan bagi kesehatan warga, terutama kelompok rentan.

Kondisi ini dipicu oleh dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera. Asap dan partikel polutan yang dihasilkan terbawa embusan angin hingga masuk ke kawasan permukiman warga, termasuk wilayah Belawan di pesisir utara Kota Medan.

Ikuti Kami

Dapatkan Update Berita Tercepat

YouTube
45.2K Subs
Subscribe
WhatsApp
18.5K Followers
Gabung
Telegram
12.3K Members
Join
Facebook
125.4K Fans
Ikuti
Google News
5.4K Readers
Ikuti

Merespons situasi tersebut, UPT Puskesmas Belawan tidak menunggu. Pelaksana tugas Kepala UPT Puskesmas Belawan, drg. Tina Arriani, M.Kes., Ph.D., D.B.A., memimpin langsung serangkaian langkah mitigasi pencegahan dan penanganan dampak buruk kualitas udara terhadap kesehatan masyarakat.

Apel Kesiapsiagaan sebagai Titik Awal Respons

Langkah pertama yang diambil adalah pelaksanaan Apel Kesiapsiagaan Peringatan Kualitas Udara di lingkungan UPT Puskesmas Belawan. Apel ini menjadi penanda resmi dimulainya respons terkoordinasi seluruh jajaran puskesmas dalam menghadapi ancaman polusi udara yang tengah melanda.

Dalam arahannya pada apel tersebut, drg. Tina Arriani menyampaikan sejumlah imbauan tegas kepada seluruh masyarakat Belawan agar meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi protokol kesehatan lingkungan selama kondisi udara masih dalam status tidak sehat.

Pertama, warga diminta mengurangi aktivitas di luar rumah atau ruangan terbuka, khususnya saat tingkat polusi udara memburuk. Kedua, setiap orang yang terpaksa beraktivitas di luar rumah wajib menggunakan masker penutup hidung dan mulut. Ketiga, konsumsi air putih yang cukup dianjurkan guna menjaga daya tahan tubuh sekaligus menjaga kelembapan saluran pernapasan.

Selain itu, drg. Tina Arriani juga mengimbau warga untuk menjaga kebersihan lingkungan dan secara khusus menghindari pembakaran sampah, karena aktivitas tersebut dapat memperparah tingkat polusi udara yang sudah dalam kondisi buruk. Perhatian ekstra juga diminta diberikan kepada kelompok rentan, yakni bayi, anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit kronis maupun mereka yang memiliki riwayat gangguan pernapasan.

Terakhir, warga yang mulai merasakan keluhan berupa batuk, sesak napas, atau gangguan pernapasan lainnya diimbau untuk segera memeriksakan diri ke UPT Puskesmas Belawan atau fasilitas pelayanan kesehatan terdekat agar dapat memperoleh penanganan medis sedini mungkin.

Turun Langsung ke Jalan: Sosialisasi dan Bagi Masker Gratis

Respons UPT Puskesmas Belawan tidak berhenti pada tataran imbauan lisan dan tertulis. Aksi lapangan langsung digelar secara masif dengan menggandeng Lurah Belawan sebagai mitra kolaborasi di tingkat kelurahan.

Mobil Puskesmas Keliling Belawan dikerahkan untuk menyusuri ruas-ruas jalan umum di wilayah Belawan. Sepanjang perjalanan, petugas melakukan sosialisasi langsung kepada warga sekaligus membagikan masker secara gratis kepada para pengguna jalan dan masyarakat setempat yang ditemui.

Aksi kepedulian ini mendapat dukungan penuh dari relawan Kesehatan Indonesia Raya (Kesira) Sumatera Utara. Para relawan Kesira Sumut ikut turun ke jalan, mendampingi petugas puskesmas dalam membagikan masker kepada para pengendara sepeda motor maupun warga umum yang melintas, demi memastikan setiap orang memiliki perlindungan dasar dari ancaman polusi udara.

Cerminan Tagline “Medan untuk Semua”

Rangkaian aksi cepat yang kolaboratif dan menyentuh langsung kebutuhan warga ini menjadi bukti nyata pelaksanaan visi dan misi Wali Kota Medan Rico Tri Putra Banyu Waas serta Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap. Tagline Medan untuk Semua yang menempatkan pemerintah kota sebagai entitas yang tanggap, responsif, dan mengayomi seluruh lapisan masyarakat tercermin dalam langkah konkret yang diambil hingga ke tingkat kecamatan dan kelurahan.

Kolaborasi antara UPT Puskesmas Belawan, Lurah Belawan, dan relawan Kesira Sumut ini sekaligus menunjukkan bahwa penanganan krisis kesehatan lingkungan tidak dapat ditangani oleh satu pihak saja. Pendekatan multisektor yang bergerak cepat, humanis, dan berorientasi pada keselamatan warga menjadi kunci dalam menjawab tantangan polusi udara yang bersifat lintas wilayah seperti dampak karhutla.

Masyarakat Belawan dan warga Kota Medan pada umumnya diharapkan tetap waspada, mengikuti imbauan kesehatan yang disampaikan, dan tidak ragu memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia selama kondisi udara masih dalam status tidak sehat. (Syafwan)

Pimred: Suleman Sinulingga
Pimpinan Umum: Fernando Albert Damanik

👁️ Dilihat: 4 kali
Gambar Gravatar
Penulis

Suleman Sinulingga

Tim redaksi Nusantara News Today.

Lihat artikel lainnya
Nusantara News Popup - Boss WA

Komentar