**SIMALUNGUN —** Ruas jalan nasional di kawasan Harangan Gotting, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, mengalami kerusakan setelah sebagian badan jalan amblas akibat tergerus tanah longsor.
Kerusakan tersebut terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Selain badan jalan yang amblas, sejumlah bagian jalan juga dilaporkan mengalami keretakan sehingga dikhawatirkan kondisi kerusakan semakin meluas apabila tidak segera ditangani.
Warga setempat, Toni Damanik, mengatakan longsor menggerus bagian badan jalan dan membuat kondisi ruas tersebut menjadi rawan.
Menurutnya, penanganan perlu dilakukan secepatnya untuk mencegah badan jalan mengalami kerusakan yang lebih parah hingga berpotensi memutus akses transportasi.
“Tanah longsor terjadi akibat guyuran hujan deras. Longsor menggerus badan jalan dan sebagian lagi retak. Ini harus segera ditangani sebelum jalan terputus,” ujar Toni, Senin (28/9/2026).
### Akses Penting Distribusi Logistik
Toni menjelaskan, ruas jalan tersebut memiliki peran penting bagi aktivitas masyarakat, termasuk sebagai jalur distribusi logistik dan kebutuhan pokok.
Apabila kerusakan tidak segera ditangani secara permanen, kondisi tersebut dikhawatirkan mengganggu mobilitas masyarakat serta aktivitas ekonomi di wilayah sekitar.
Ia meminta instansi terkait segera melakukan penanganan terhadap titik longsor sebelum kerusakan berkembang dan menyebabkan badan jalan terputus.
Jalur tersebut juga menjadi bagian dari akses transportasi yang menghubungkan kawasan Kabanjahe dengan Pematangsiantar.
### DPRD Simalungun Minta Segera Ditangani
Kondisi jalan tersebut turut mendapat perhatian dari anggota DPRD Kabupaten Simalungun, Hotman Parulian Sipayung.
Ia meminta instansi terkait segera turun ke lokasi dan melakukan langkah penanganan sebelum kerusakan semakin parah.
Hotman juga berharap Pemerintah Kabupaten Simalungun segera berkoordinasi dengan pihak yang memiliki kewenangan terhadap jalan nasional tersebut agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat.
“Kita minta segera diperbaiki sebelum jalan terputus. Pemkab Simalungun juga kita harapkan langsung berkoordinasi dengan pihak terkait agar jalan itu segera ditangani,” katanya.
### Sampah di Sekitar Lokasi Turut Disorot
Selain kondisi badan jalan, keberadaan tumpukan sampah di sekitar lokasi juga menjadi perhatian.
Hotman mengimbau masyarakat tidak membuang sampah sembarangan, terutama di sekitar kawasan yang rawan longsor. Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan merupakan bagian penting dalam mengurangi risiko gangguan terhadap kondisi tanah dan saluran air.
“Mari kita jaga kelestarian lingkungan,” ujarnya.
Masyarakat berharap pemerintah dan instansi terkait segera melakukan pemeriksaan serta penanganan teknis di lokasi. Langkah cepat diperlukan mengingat kondisi cuaca dan curah hujan dapat kembali memicu longsor maupun memperparah kerusakan badan jalan.
**(NNT)**
























Komentar