PEMATANGSIANTAR – Dalam upaya memperkuat peran pemuda Kristen di tengah masyarakat, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Simalungun melakukan kunjungan silahturahmi ke Kantor Pusat Sinode Gereja Bethel Rohulkudus (GBR) di Jl. D.I. Panjaitan, Kota Pematangsiantar, Rabu (28/1/2026).
Kedatangan pengurus GAMKI disambut hangat oleh Ketua Sinode GBR, Pdt. J. Purba, S.Th, dan Sekretaris, Pdt. Rudi Siallagan, S.Th.
Kembali ke ‘Rumah’ untuk Mengabdi
Sekretaris DPC GAMKI Kabupaten Simalungun, Firwanto Siburian, menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk pengakuan GAMKI sebagai “anak kandung” gereja. Kehadiran mereka bertujuan untuk meminta bimbingan orang tua dalam upaya mengibarkan panji-panji Kristus di wilayah Simalungun.
“Kami hadir di sini untuk berjumpa dengan orang tua kami, meminta arahan dan bimbingan mengenai apa yang bisa dilakukan GAMKI Simalungun demi kemuliaan nama Tuhan di daerah kita ini,” ujar Firwanto.
Pesan Sinode GBR: Hindari Perpecahan dan Suarakan Keadilan
Pimpinan Sinode GBR memberikan arahan strategis agar GAMKI mampu menjadi wadah pemersatu bagi seluruh denominasi gereja. Pdt. J. Purba menekankan pentingnya inklusivitas agar tidak terjadi perpecahan sesama umat Kristiani.
Beberapa poin penting bimbingan Sinode GBR antara lain:
Saling Melengkapi: Mengajak seluruh umat Kristiani bergabung ke GAMKI agar saling memahami.
Penasihat yang Takut akan Tuhan: Menempatkan sosok pembimbing yang mampu mengarahkan kepengurusan sesuai nilai-nilai Alkitabiah.
Pelayanan Tanpa Batas: GAMKI diminta tetap semangat dan aktif menyuarakan perhatian pemerintah terhadap gereja-gereja kecil yang pembangunannya sering terabaikan.
Advokasi Nasabah KUR BRI: Langkah Nyata GAMKI
Di akhir pertemuan, Firwanto Siburian mengungkapkan bahwa selain urusan internal organisasi, GAMKI Simalungun saat ini tengah aktif melakukan advokasi bagi masyarakat korban nasabah KUR BRI dengan pinjaman di bawah Rp 100 juta.
GAMKI menyoroti adanya penahanan agunan oleh pihak Bank BRI yang hingga kini belum dikembalikan kepada nasabah. “Kami akan meminta data jemaat yang menjadi korban untuk segera ditindaklanjuti dan diperjuangkan hak-haknya,” tutup Firwanto.
Pertemuan ini ditutup dengan komitmen bersama untuk menjaga kerukunan umat dan memastikan peran pemuda Kristen tetap berdampak bagi kesejahteraan masyarakat luas.
Editor: Redaksi NusantaraNews-Today.com 🖋️ Laporan: Josep Opranto Sagala







































Komentar