PEMATANGSIANTAR, 29 November 2025 – Ketua Umum Tumpuan Damanik Boru Panogolan Indonesia (TDBPI), Irjen Pol (Purn) Maruli Wagner Damanik, secara resmi melantik pengurus wilayah Tumpuan Damanik Boru Panogolan (TDBP) Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun untuk periode 2025–2030.
Acara pelantikan yang dirangkai dengan pesta rakyat Marsombuh Sihol ini berlangsung meriah di Lapangan Adam Malik, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, pada Sabtu (29/11/2025).
Dalam pelantikan tersebut, Satben Rico Damanik dikukuhkan sebagai Ketua Wilayah, didampingi oleh Muhammad Fikri Damanik sebagai Sekretaris, dan Hotbinson Damanik sebagai Bendahara, beserta jajaran pengurus lainnya. Usai dilantik, Rico Damanik langsung melantik pengurus TDBP tingkat Kecamatan se-Siantar dan Simalungun.
Rangkaian Kegiatan dan Semangat Gotong Royong
Ketua Umum Panitia TDBP, Hotbinson Damanik, yang didampingi ketua pelaksana Rado Damanik, menjelaskan bahwa kegiatan ini berlangsung selama dua hari.
“Kegiatan diawali pada hari Jumat dengan Harugguan Bolon (Musyawarah Besar) untuk pemilihan ketua TDBP Siantar-Simalungun di Siantar Hotel. Kemudian hari ini, Sabtu, dilanjutkan dengan pelantikan dan acara Marsombuh Sihol di Lapangan Adam Malik,” jelas Hotbinson.
Ia menambahkan bahwa pendanaan kegiatan murni bersumber dari gotong royong keluarga besar Damanik, baik yang berdomisili di Siantar-Simalungun maupun perantau, serta sumbangan sukarela dari masyarakat.
Penegasan Identitas dan Pelestarian Budaya
Dalam pidato perdananya, Ketua Terpilih Satben Rico Damanik menyampaikan pesan tegas mengenai persatuan marga Damanik.
“Mulai hari ini, Damanik ya Damanik. Tidak ada lagi Damanik yang lain. Damanik sebagai marga tertua tidak memiliki cabang marga di daerah ini. Kami tidak ingin dikotak-kotakkan lagi. Inilah semangat kami, satu ide dan satu pikiran untuk terus melestarikan serta mempertahankan adat dan budaya Simalungun,” tegas Rico.
Rico juga menekankan posisi TDBP sebagai Sumadatalun atau pemilik asli wilayah Siantar-Simalungun. Ia meminta dukungan masyarakat untuk bersatu di tanah leluhur tanpa tendensi politik praktis.
“Kami berharap semangat Damanik Boru Panogolan dari segala profesi bersatu untuk melestarikan budaya. Kepada orang tua kami, ajari kami untuk beradat dan berbudaya yang benar sesuai leluhur kita,” tambahnya, seraya menutup dengan seruan: “Damanik Kompak, Damanik Kuat, Damanik Bisa!”
Apresiasi Tokoh dan Pemerintah Daerah
Ketua Umum TDBPI, Irjen Pol (Purn) Maruli Wagner Damanik, dalam sambutannya mengapresiasi keterlibatan generasi muda dalam kepengurusan baru ini.
“Pengurus TDBP yang dilantik hari ini semua terlibat orang-orang muda, karena kalianlah yang akan meneruskan pelestarian adat dan budaya Simalungun. Semua Damanik Boru Panogolan di seluruh Indonesia membantu kegiatan ini karena mereka berharap tanah Habonaron Do Bona bisa lebih baik lagi,” ujar Wagner.
Dukungan juga datang dari pemerintah daerah. Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, menyatakan bahwa TDBP telah melakukan tugas penting dalam menyatukan kekuatan antargenerasi. Senada dengan itu, Wali Kota Pematangsiantar, Wesli Silalahi, mengapresiasi kerja nyata TDBP dalam menjaga nilai luhur budaya di wilayah perkotaan.
Acara ditutup dengan pantun dari Irjen Pol (Purn) Wagner Damanik:
“Kita Simalungun punya ahap mari bersama wujud nyatakan, semua yang hadir berharap keberadaan Damanik kedepan semakin dirasakan dan diperhitungkan.” pungkasnya.
#Editor : Redaksi

















Komentar