🚫 800 PELAJAR SMAN 2 BANDAR IKUTI SOSIALISASI P4GN

KPKM RI dan BNN Bentengi Generasi Muda dari Ancaman Narkotika

BANDAR, SIMALUNGUN – Sebanyak 800 siswa/i SMA Negeri 2 Bandar antusias mengikuti kegiatan Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kongres Pemberantasan Korupsi Manipulatif Rakyat Indonesia (KPKM RI) bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN). Acara berlangsung di lapangan SMA Negeri 2 Bandar, Kabupaten Simalungun, pada Selasa, 09 Desember 2025.

Komitmen Sekolah dan KPKM RI

Kepala Sekolah, Suliyah, S.Pd., membuka kegiatan dengan menekankan bahwa tantangan terhadap penyebaran narkoba di kalangan pelajar semakin kompleks, sehingga sekolah perlu berperan aktif dalam memberikan edukasi.

Ikuti Kami

Dapatkan Update Berita Tercepat

YouTube
45.2K Subs
Subscribe
WhatsApp
18.5K Followers
Gabung
Telegram
12.3K Members
Join
Facebook
125.4K Fans
Ikuti
Google News
5.4K Readers
Ikuti

“Kami mengucapkan terima kasih kepada KPKM RI dan BNN yang telah hadir membawa pendidikan penting ini. Kami ingin seluruh anak-anak kami memahami bahaya narkoba dan menjauhinya,” ungkap Suliyah.

Sementara itu, Ketua Umum KPKM RI, Hunter D. Samosir, menegaskan bahwa masa depan bangsa berada di tangan generasi muda. Pelajar sebagai kelompok yang rentan harus dibekali pengetahuan.

“KPKM RI akan selalu hadir untuk mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang bersih dari narkoba. P4GN bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tugas kita semua,” tegas Hunter D. Samosir.

BNN: Pengetahuan dan Kesadaran Diri Adalah Benteng Pertama

Sesi materi disampaikan oleh narasumber BNN, Robmaida Br Silaen dan Dovri Ketaren. Mereka memaparkan secara mendalam tentang jenis-jenis narkotika, modus peredarannya, hingga dampaknya bagi kesehatan fisik, mental, serta masa depan generasi muda.

Tim BNN menekankan pentingnya kewaspadaan diri dan penguatan karakter siswa. Robmaida menyebutkan, “Peredaran narkoba saat ini semakin terselubung. Pengetahuan dan kesadaran diri adalah benteng pertama,”.

Kegiatan diakhiri dengan deklarasi anti narkoba oleh seluruh peserta sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program P4GN. Pihak penyelenggara berharap sosialisasi ini dapat terus berlanjut secara berkala untuk memperkuat ketahanan pelajar terhadap ancaman narkoba.

@redaksi

Komentar