AEK NABARA, LABUHANBATU – Kesabaran warga Dusun Cinta Makmur 2, Desa Perbaungan, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhan Batu, telah mencapai batas. Setelah bertahun-tahun menanti uluran tangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab), masyarakat akhirnya memilih mengambil tindakan nyata: Gotong royong menimbun jalan pertanian yang telah berubah menjadi kubangan air dan lumpur parah.
Aksi heroik yang melibatkan seluruh elemen masyarakat ini dilaksanakan serentak pada hari ini, 7 Desember 2025, dengan semangat kebersamaan yang tinggi.
Kerjasama Swadaya: Mengatasi “Kubangan Maut”
Kepala Desa Perbaungan, Rully Hasibuan, turut bahu-membahu dalam upaya darurat ini. Perbaikan jalan ini berhasil mengerahkan total 8 truk material batu urugan.
Sumbangan Desa: Kepala Desa Rully Hasibuan menyumbang 5 truk batu.
Dana Swadaya Warga: Sisanya 3 truk lagi dibeli dari dana swadaya yang dikumpulkan oleh seluruh masyarakat.
Jalan yang diperbaiki ini merupakan satu-satunya akses bagi warga, terutama anak-anak sekolah dan petani, yang sudah lama dikenal sebagai “kubangan maut” yang mengancam keselamatan dan kesehatan.
Pesan Kuat untuk Pemerintah Daerah
Warga menjelaskan bahwa kondisi jalan yang rusak parah sudah tidak memungkinkan untuk menunggu janji atau bantuan dari Dinas terkait di tingkat Pemkab.
“Sudah lama jalan ini butuh perhatian serius dari Pemkab atau desa, tapi kondisi saat ini tidak bisa lagi menunggu. Kami harus bertindak demi keselamatan warga dan anak sekolah yang melintas, baik dari aspek kesehatan maupun keselamatan,” tegas seorang warga pemerhati lingkungan.
Aksi gotong royong ini mengirimkan pesan kuat kepada Pemerintah Daerah Labuhanbatu. Warga berharap inisiatif mandiri ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain, sekaligus mendesak Pemkab agar lebih peka terhadap kondisi infrastruktur vital di wilayah tersebut.
@by : Redaksi Nusantaranews-today.com
















Komentar