📢 GEGANA BENCANA DAN JANJI NATAL

Tokoh Haranggaol Desak Bupati Simalungun, Tuntut Perbaikan Jalan Longsor Panatapan di Tengah Ancaman Bahaya Longsor Tinggi BMKG!

HARANGGAOL, SIMALUNGUN – Seruan darurat masyarakat Haranggaol memuncak menjadi desakan keras kepada Pemerintah Kabupaten Simalungun agar segera memperbaiki jalur utama Panatapan–Haranggaol yang sudah setahun lebih longsor dan rawan ambles. Desakan ini kian mendesak setelah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis Peta Perkiraan Bahaya Tanah Longsor Bulan Desember 2025, yang menempatkan Kabupaten Simalungun pada zona bahaya Menengah hingga Tinggi.

Ikuti Kami

Dapatkan Update Berita Tercepat

YouTube
45.2K Subs
Subscribe
WhatsApp
18.5K Followers
Gabung
Telegram
12.3K Members
Join
Facebook
125.4K Fans
Ikuti
Google News
5.4K Readers
Ikuti

Kondisi jalan yang menyempit dan berisiko maut, terutama menjelang peningkatan mobilitas Natal dan Tahun Baru, memicu kegelisahan serius dari tokoh-tokoh masyarakat Haranggaol.


🔥 Jalur Panatapan–Haranggaol Jadi Prioritas Darurat Bencana

Berdasarkan Peta Perkiraan BMKG, Simalungun, termasuk Kecamatan Dolok Silau dan Haranggaol Horison, berada dalam zona kerawanan longsor. Ini berarti, membiarkan jalan Panatapan–Haranggaol tetap longsor sama dengan mempertaruhkan nyawa warganya di tengah ancaman bencana yang terkonfirmasi oleh data resmi.

 

Tokoh-tokoh masyarakat Haranggaol menuntut agar isu longsor yang telah dibiarkan setahun lebih ini segera diatasi.

Desakan Keras Tokoh Masyarakat:

  • Johannes Purba Manorsa (Pa Riski): Bersama organisasi PBB dan PP, Johannes mendesak Bupati Simalungun agar segera turun langsung meninjau lokasi longsor dan memerintahkan perbaikan darurat. Akses jalan adalah hak dasar dan keselamatan harus menjadi prioritas.

  • Ronal sinaga (Tokoh Masyarakat Haranggaol): Mengamini seruan tersebut, Ronal menekankan bahwa keterlambatan perbaikan jalan utama ini menghambat akses ekonomi, mengancam aset wisata Simalungun, dan meningkatkan risiko kecelakaan, bahkan korban jiwa, di ambang musim liburan.

Bukti Anggota DPRD Sudah Bersuara

Sebelumnya, Anggota DPRD Fraksi Demokrat, Hotman Parulian Sipayung, S.E., telah menegaskan bahwa ia sendiri sudah membacakan isu longsor jalan Haranggaol ini dalam Rapat Paripurna. Ini menunjukkan bahwa Pemkab Simalungun sudah mengetahui kondisi kritis ini secara resmi, dan masyarakat menuntut tindakan nyata, bukan sekadar janji politik.

Tuntutan mendesak kepada Bupati Simalungun adalah:

  1. Merespons cepat, meninjau lokasi longsor Panatapan–Haranggaol.

  2. Memerintahkan Dinas terkait segera melakukan perbaikan darurat dan permanen.

  3. Menjadikan jalan ini prioritas penanganan, mengingat risiko maut di tengah prediksi bahaya longsor BMKG dan lonjakan lalu lintas Natal.

Suara dari Haranggaol ini adalah panggilan moral untuk bertindak sebelum lonjakan wisatawan Natal dan ancaman bencana mengubah jalur vital tersebut menjadi tragedi.

Komentar