JAGA BUDAYA SIMALUNGUN: Frengki Boy Saragih Ajak Masyarakat Hadiri Pesta Adat ‘Patapei Sihilap’ di Adam Malik

Pematang Siantar4694 Dilihat

 

PEMATANGSIANTAR – Wakil Ketua DPRD Kota Pematangsiantar, Frengki Boy Saragih, mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya warga Siantar dan Simalungun, untuk hadir memeriahkan Panggung Budaya Simalungun pada Sabtu, 29 November 2025 di Lapangan Adam Malik.

Ikuti Kami

Dapatkan Update Berita Tercepat

YouTube
45.2K Subs
Subscribe
WhatsApp
18.5K Followers
Gabung
Telegram
12.3K Members
Join
Facebook
125.4K Fans
Ikuti
Google News
5.4K Readers
Ikuti

Acara budaya akbar ini bertajuk “Patapei Sihilap dan Marsombuh Sihol Tumpuan Damanik Boru Panagolan Siantar – Simalungun.”

Makna Budaya untuk Persatuan

 

Frengki Boy Saragih menekankan bahwa kegiatan yang menampilkan kekayaan budaya Simalungun seperti ini sangat penting untuk didukung dan diperbanyak. Hal ini bertujuan agar warisan budaya Simalungun dapat senantiasa terjaga dan terlestarikan dari generasi ke generasi.

“Acara ‘Marsombuh Sihol’ (melepas rindu) dan ‘Patapei Sihilap’ (acara adat untuk mempersatukan satu marga/keturunan) ini adalah wujud nyata kekeluargaan yang erat. Ini sesuai semangat ‘MarSimalungun Sapangambei Manoktok Hitei Ibagas Habonaron Do Bona’,” kata Frengki, mengutip filosofi Simalungun yang bermakna bergotong-royong mencapai tujuan dalam kebenaran.

Apresiasi untuk Kekompakan Marga Damanik

 

Frengki memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan yang diselenggarakan oleh Tumpuan Damanik Boru Panagolan (TDBP) Siantar-Simalungun ini.

Ia berharap agar Keluarga Besar Damanik, boru, dan panagolan yang tersebar di Siantar, Simalungun, dan di manapun berada, dapat semakin kompak dan terus berkarya demi kemajuan Indonesia.

“Semoga acara ini berjalan baik dan sukses dan bisa diselenggarakan secara rutin tiap tahun agar budaya Simalungun tetap terjaga,” harapnya.

Mengakhiri ajakannya, Frengki Boy Saragih mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. “Diateitupa (Terima kasih), etah hobaskon (mari kita kerjakan/laksanakan),” tutupnya.

redaksi