Nusantaranews-today.com – Labuhan Batu, Sumatera Utara | Rabu, 3 September 2025
Jalur strategis Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum) di Desa N2, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhan Batu, kini bak “jalur maut” akibat ancaman lembu liar yang dibiarkan berkeliaran bebas. Kondisi ini kerap memicu kecelakaan lalu lintas, bahkan merenggut korban jiwa.
Pantauan Nusantaranews-today.com, lembu-lembu milik warga setempat kerap memenuhi badan jalan tanpa pengawasan. Situasi ini membahayakan pengendara, terutama saat malam hari.
“Sudah sering terjadi kecelakaan. Bahkan kemarin ada anak sekolah yang meninggal di tempat karena menabrak lembu. Kalau sudah kejadian, tidak ada yang mengaku siapa pemiliknya. Ini sangat menyakitkan,” ungkap seorang warga, B. Nasution, penuh emosi.
Warga menilai lemahnya penegakan aturan peternakan menjadi penyebab masalah ini terus berulang. Tidak adanya penertiban membuat pemilik ternak lepas tangan, sementara masyarakat umum harus menanggung risiko kecelakaan di jalan nasional yang seharusnya aman.
“Kami mohon, pak Kapolres, Ibu Bupati, tolong segera tertibkan lembu-lembu ini. Jalan lintas ini urat nadi ekonomi dan keselamatan kami dipertaruhkan setiap hari. Jangan tunggu korban berikutnya,” tegas Nasution.
Fenomena ternak liar di Jalinsum sebenarnya bukan hal baru. Data lapangan menunjukkan, kecelakaan akibat hewan ternak kerap terjadi di ruas Labuhan Batu hingga Aek Nabara. Bahkan, pada musim mudik Lebaran lalu, kepolisian mengimbau pemudik mewaspadai gangguan hewan di jalan lintas Sumatra.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada langkah konkret dari pihak berwenang untuk melakukan penertiban. Warga mendesak agar aparat kepolisian bersama pemerintah daerah segera turun tangan melakukan operasi penertiban demi keselamatan pengguna jalan.
laporan oleh : suleman sinulingga


















Komentar